Herpes di Muka Berpotensi Menjadi HZO Jika Tidak di Tangani

Herpes di muka atau wajah menjadi masalah yang besar untuk sebagian orang termasuk pada wanita atau yang sangat mempedulikan penampilan pada muka. Herpes ini dapat menular kepada siapa saja tanpa memandang usia dan jenis kelamin.

Herpes di Muka Berpotensi Menjadi HZO Jika Tidak di Tangani

Ada 8 jenis virus herpes namun hanya 2 jenis saja yang umum terjadi yaitu herpes zoster dan herpes simpleks. Herpes simpleks adalah herpes yang terjangkit pada kelamin, namun kalau herpes zoster dapat terjadi pada seluruh tubuh termasuk di muka.

Herpes di wajah pada umumnya menyebabkan rasa sakit dan terbakar di muka dan muncul ruam kemerahan pada permukaan kulit muka. Seperti yang di ulas di Apa Penyakit Herpes Menular atau Tidak penyakit ini merupakan jenis infeksi yang reaktivasi dari virus varicella-zoster penyebab cacar air sebelumnya.

Oleh karena itu biasanya orang yang terkena herpes di muka memiliki riwayat terkena infeksi cacar air sebelumnya. Saat pengobatan cacar air, virus penyebab cacar air tersebut tidak hilang sepenuhnya. Kemudian virus ini menetap di tulang belakang atau di dasar tulang tengkorak yang dapat aktif kembali suatu saat nanti.

Ada beberapa faktor resiko orang yang dapat terkena penyakit herpes di wajah, yang pada dasarnya faktor ini berdasarkan tingkat kekebalan tubuh atau imunitas tubuh, yaitu:

  • Lansia diatas 60 tahun
  • Pengguna obat imunosupresan
  • Pasien imuunocompromised (HIV)
  • Stres psikologis

Herpes di muka berpotensi timbulkan komplikasi pada mata

Ketika virus herpes menyerang pada bagian muka, baiknya lakukan terapi yang tepat sesuai anjuran dokter. Jika tidak ditangani dengan tepat maka dapat berpotensi menjadi herpes zoster oftalmikus (HZO) yaitu sebutan untuk herpes yang terkomplikasi pada mata.

Herpes zoster oftalmikus adalah salah satu penyakit mata yang menyebabkan ruam dengan rasa nyeri pada salah satu sisi wajah. HZO umumnya biasa terjadi pada orang dewasa, namun tidak menutup kemungkinan terjadi juga pada anak-anak.

Virus varicella zoster dapat kita tekan jika memiliki daya tahan tubuh atau imunitas yang baik. Tapi jika imun atau daya tahan tubuh kita sedang lemah maka virus ini akan kembali aktif dan menginfeksi persarafan yang dapat memicu respon imun tubuh. Dan akibatnya menjadi timbul lepuh pada wajah maupun peradangan pada mata, berdasarkan lokasi dan jaringan yang terinfeksi.

Gejala Herpes Zooster Oftamilkus

Tidak semua orang yang terkena penyakit herpes di wajah akan mendapati HZO juga. Oleh karena itu jika terjadi herpes di wajah baiknya perhatikan beberapa gejala berikut:

  • Pada hidung terdapat ruam lepuh
  • Mata merah
  • Penglihatan menurun tajam
  • Mata terasa nyeri
  • Mata Berair

HZO berpotensi menimbulkan infeksi pada kornea mata hingga terjadi peradangan pada iris. Kondisi ini bisa disertai peningkatan tekanan pada bola mata. Dan ini berpotensi terjadinya kebutaan pada mata jika tidak ditangani dengan tepat.

Ketika penderita HZO konsultasi pada dokter, biasanya sang dokter akan memberikan antivirus yang akan di konsumsi selama 7-10 hari. Jika ada reaksi pada mata biasanya akan diatasi dengan diberikan tetes mata steroid oleh dokter.

Dokter juga dapat memberikan obat penurun tekanan pada mata jika diperlukan. Selain itu dokter akan mempertimbangkan pemberian anti nyeri jika pasien merasa nyeri yang tak tertahankan. Dan ingat juga bahwa pemberian obat-obat tersebut adalah berdasarkan anjuran dokter.

Untuk mencegah herpes di muka dan terjadi komplikasi seperti HZO baiknya setelah terkena cacar air pastikan kita sudah terbebas dari virus. Karena herpes di muka dapat terjadi akibat dari virus yang belum benar benar hilang tuntas. Dan sangat disarankan untuk menjaga imunitas tubuh dan melakukan vaksinasi Varicella Zoster.