Fakta Pentingnya Faktor Psikologis untuk Menurunkan Berat Badan

Menurunkan berat badan tidak hanya harus dilakukan melalui pengaturan pola makan dan jam mengkonsumsi sarapan, makan siang, serta makan malam. Namun, ada juga faktor lain yang tidak kalah pentingnya adalah faktor psikologis. Ketika ingin menurunkan berat badan maka Anda harus mengetahui 15 fakta di bawah ini supaya bisa semakin cepat mengecilkan perut atau bagian berlemak lainnya.

15 Fakta Pentingnya Faktor Psikologis untuk Menurunkan Berat Badan

Ini Dia Fakta Pentingnya Faktor Psikologis untuk Menurunkan Berat Badan

Fakta 1: Pemikian yang Negatif Bisa Membuat Gagal Diet

Kenyataan ini memang pahit, namun faktanya pemikiran negatif akan bisa membuat seseorang gagal menurunkan berat badan. Misalnya ketika memulai diet, Anda sudah berpikir akan gagal dan jadi tambah gemuk. Maka pikiran itu akan mensugesti alam bawah sadar untuk menggagalkan diet.

Fakta 2: Stress Bisa Memicu Obesitas

Jika Anda sedang dalam tekanan pekerjaan maupun memiliki masalah pribadi maka hal ini juga bisa memicu obesitas. Berdasarkan penelitian, salah satu penyebab obesitas adalah stress dan depresi yang bisa menyerang siapa saja bahkan anak-anak. Mengapa demikian? Karena banyak orang yang melarikan diri ke makanan tidak sehat dan memiliki rasa lezat ketsika mengalami guncangan psikologis.

Fakta 3: Kondisi Bipolar yang Dramatis dalam Diet

Tentunya Anda sudah tidak asing dengan istilah psikologis yang satu ini. Kondisi bipolar adalah sebuah gangguan kejiwaan yang menimpa seseorang, dimana ada dua kepribadian yang bertolak belakang (polar) sedang “menumpang” dalam pikiran. Jadi, ketika salah satu kepribadian berpikir untuk menurunkan berat badan namun kepribadian satunya menolak hal ini maka bisa jadi masalah besar.

Fakta 4: Merasa “Obesitas Baik-Baik Saja” Juga Masalah

Fakta yang satu ini masih sering ditemukan di kalangan orang bertubuh obesitas. Meskipun secara medis telah dijelaskan bahwa obesitas bisa memicu penyakit yang kompleks, namun banyak orang yang masih nyaman memiliki tubuh berbobot di atas ambang normal tersebut. Meskipun pada kenyataannya, tentu mobilitas dan aktifitas pun berkurang drastis ketika berat tubuh terlalu over.

Fakta 5: Malas Berolahraga Menciptakan Rasa Berat Ketika Exercising

Meskipun banyak orang yang sudah sadar pentingnya berolahraga, namun jika pikiran pribadi belum menerima itu ujung-ujungnya tetap saja  malas. Jadi, pastikan Anda sudah mensugesti diri tentang pentingnya olahraga. Jika perlu, baca lebih banyak buku tentang manfaat berolahraga. Lakukan olahraga yang ringan dulu tetapi rutin setiap hari.

Fakta 6: Partner yang Mendukung Bisa Memaksimalkan Program Diet

Siapa sangka, jika Anda mempunyai partner yang sama-sama tertarik untuk berdiet atau mendukung maka hasilnya akan lebih maksimal. Proses menurunkan berat badan bisa dilakukan dengan lebih optimal karena ketika Anda ingin menyerah, ada orang yang akan memberikan semangat serta motivasi. Bukan hanya itu, untuk memilih menu makan pun partner yang suportif akan bisa memaksimalkan proses penurunan berat badan menjadi ideal dalam waktu lebih cepat.

Fakta 7: Menyerah Membuat Anda Lebih Terpuruk

Banyak orang yang menjadi lebih gemuk ketika menyerah dari program dietnya. Mengapa demikian? Karena ketika menyerah akibat timbangan tidak bergeser ke kiri, maka secara prikologis seseorang akan merasa frustasi dan mencari pelarian. Bisa jadi pelarian yang dipilih adalah dengan makan atau mengulangi pola hidup tidak sehat.

Fakta 8: Piring yang Kecil Bisa Memberikan Sensasi Kenyang

Untuk fakta yang satu ini, Anda harus benar-benar mencobanya ketika berdiet. Bagaimana tidak, karena dengan memilih piring yang kecil maka Anda akan cenderung memilih porsi lebih kecil. Lalu, jika sudah habis maka pikiran Anda akan memberikan perintah untuk berhenti makan meskipun sebenarnya porsi kali itu lebih sedikit. Inilah yang bisa membuat proses menurunkan berat badan lebih cepat dan sehat. Nah faktor psikologis tersebut juga sangat berpengaruh juga pada program detoxifikasi tubuh.