Diet yang Baik: Jangan Asal Hemat Makan, Tapi Juga Jaga Nutrisi

Apa indikator seseorang sudah melakukan diet yang baik? Ternyata, diet yang sehat dan seimbang bukan hanya tentang hemat porsi makan tetapi juga tentang menjaga asupan nutrisi. Jangan sampai Anda jadi sakit atau lemas karena terlalu memforsir program diet. Lalu, apa saja yang harus diperhatikan ketika akan mulai melakukan diet? Berikut adalah beberapa nutrisi penting yang tidak boleh dilewatkan.

Diet yang Baik

Diet yang Baik: Jangan Asal Hemat Makan, Tapi Juga Jaga Nutrisi

Karbohidrat

Meskipun ada beberapa jenis diet yang mengurangi porsi karbohidrat, namun jangan sampai tidak mengkonsumsinya sama sekali. Diet yang baik bukan hanya dengan cara mengurangi porsi karbohidrat, tetapi juga mengganti kandungan yang kompleks dengan sumber makanan lain.

Misalnya ketika nasi putih mengandung lebih banyak gula, maka Anda bisa beralih ke nasi merah atau nasi hitam organik. Jadi, proses diet bisa lebih optimal karena Anda tidak kekurangan tenaga untuk berolahraga. Tentunya siapapun sudah paham bahwa olahraga sangat dibutuhkan dalam kelangsungan program diet.

Protein Hewani

Protein hewani yang Anda konsumsi bisa ditambah karena proses penyerapan nutrisinya dapat lebih maksimal. Mengapa demikian? Karena protein hewani tidak banyak mengandung gula yang mengakibatkan kebutuhan hormon insulin menjadi berlebih. Ada juga beberapa diet yang memberikan menu protein hewani lebih banyak porsi.

Bahan-bahan makanan yang mengandung protein hewani misalnya telur, daging, ikan, dan susu. Olahan dari komposisi tersebut juga mengandung nutrisi tinggi. Sebaiknya, untuk memaksimalkan diet yang baik Anda dapat memilih makanan laut seperti ikan, udang dan kerang yang diolah secara sederhana tanpa banyak gula, garam maupun MSG.

Protein Nabati

Salah satu kebutuhan yang ada dalam piramida gizi makanan adalah protein nabati. Jika Anda sudah sering makan olahan tempe atau tahu yang digoreng, maka ubah cara memasaknya. Karena kandungan vitamin B serta protein nabati dalam biji-bijian masih tetap dibutuhkan oleh tubuh kita. Cara memasak yang recommended adalah dikukus atau direbus.

Diet yang baik tidak hanya membutuhkan asupan protein hewani, tetapi juga nabati. Protein nabati ini diperoleh dari tanaman sehingga sifatnya pun berbeda dengan protein hewani. Bahan-bahan makanan yang mengandung nutrisi tersebut misalnya tempe, tahu, sari kedelai dan kacang hijau.

Serat

Serat sangat dibutuhkan untuk membantu organ pencernaan dalam melaksanakan tugasnya. Serat bisa diperoleh dari sayuran dan buah-buahan. Setiap hari usahakan makan sayur dan buah dalam porsi yang cukup supaya tidak ada masalah pencernaan. Karena sembelit atau konstipasi juga menjadi salah satu awal gejala obesitas pada seseorang.

Seseorang yang terlalu banyak makan makanan berlemak serta kurang serat akan membuat organ pencernaannya tidak bisa bekerja secara maksimal. Hal inilah yang kemudian menjadi pemicu sembelit atau susah buang air besar. Masalah ini tidak boleh dibiarkan, karena jika berlanjut menjadi parah maka bisa membuat penyakit kronis seperti kanker organ pencernaan.

Lemak

Meskipun tidak sebanyak anak-anak, lemak juga masih dibutuhkan orang dewasa dalam jumlah terbatas. Anda bisa memperoleh lemak baik dari margarin atau buah alpukat. Jadi, meskipun membutuhkan lemak untuk memaksimalkan asupan nutrisi, sumbernya pun harus dipilih secara selektif.

Ada beberapa orang yang mudah sekali menjadi gemuk, hal ini dipengaruhi juga oleh faktor genetik. Oleh karena itu, ketika memilih lemak pastikan bahan-bahannya sehat sehingga tidak membuat penumpukan di lapisan kulit. Karena hal ini dapat membuat penampilan serta kesehatan terganggu. Tentunya Anda bisa melakukan diet yang baik jika seluruh asupan nutrisi di atas terpenuhi dari sumber yang sesuai. Nah ada juga cara lain yg dapat menurunkan berat badan tapi nutrisi tetap terjaga yaitu program Smart Detox