BB Turun Drastis Setelah Melahirkan dengan Cara Ini

Seorang ibu yang mengalami kenaikan berat badan saat hamil, maka secara otomatis BB turun drastis setelah melahirkan. Hal itu sangat wajar, selain karena berat badan si kecil dalam rahim yang sudah lahir, hormon tubuh juga menyesuaikan diri dan membuat tubuh ibu mendekati bentuk tubuhnya sebelum hamil.

BB Turun Drastis Setelah Melahirkan

Seorang ibu yang melahirkan, bisa menurunkan berat badannya secara otomatis sekitar 10 – 20 kilogram. Walau sudah turun banyak, namun beberapa bagian tubuh masih terlihat tidak seimbang dan banyak ibu yang ingin melakukan diet. Tidak ada salahnya melakukan diet walau masih menyusui, dan BB turun drastis setelah melahirkan bisa ditambah dengan melakukan diet pasca melahirkan, beberapa cara berikut ini:

  • Mengurangi Konsumsi Gula dan Minyak

Konsumsi makanan dan minuman yang manis, juga makanan yang berminyak menyumbang lemak yang sangat banyak. Oleh sebab itu, jika ingin lebih banyak menurunkan berat badan setelah melahirkan maka hindari keduanya. Boleh saja mengonsumsi gula dan makanan berminyak, namun dalam jumlah sedikit dan jangan setiap hari. Untuk mengatasi rasa kangen manis, bisa mengonsumsi buah-buahan yang manis alami.

  • Perbanyak Aktivitas Harian

Jika tubuh Anda sudah segar dan fit, biasakan untuk melakukan aktivitas harian sendiri. Misalnya mengurus anak, memasak, menjemur pakaian, beres-beres rumah secukupnya dan lain sebagainya.

  • Istirahat Cukup

Jangan sepelekan istirahat yang cukup, sebab ibu yang kurang istirahat biasanya akan stres dan pola makan juga tak akan terjaga. Tak jarang saat begadang, ibu malah ngemil makanan yang kurang sehat dan membuat berat badan makin naik.

  • Lakukan Olahraga Ringan

Setelah luka paska melahirkan sudah sembuh, maka Anda bisa mulai melakukan olahraga. Tidak perlu pergi ke gym atau pergi ke sanggar senam, cukup lakukan olahraga ringan di rumah dan Anda bisa menurunkan lebih banyak berat badan.

Itulah dia cara supaya BB turun drastis setelah melahirkan yang aman dan tanpa efek samping. Yang penting tetap mengonsumsi makanan seimbang, dan jangan stres sehingga ASI untuk si kecil tetap mencukupi.