Apa Penyakit Herpes Menular atau Tidak

Banyak orang bertanya apakah penyakit herpes menular atau tidak? Herpes diketahui sebagai penyakit kulit yang ditandai dengan adanya ruam pada kulit yang bisa saja terasa sakit. Jika sudah terkena herpes biasanya kita merasa tidak nyaman saat melakukan aktifitas karena adanya rasa nyeri yang ditimbulkan oleh herpes kulit, biarpun pada umumnya penyakit ini tidak berbahaya.

herpes menular

Herpes kulit atau herpes zoster merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh varicella-zoster, virus ini adalah virus yang sama penyebab cacar air. Jadi orang yang sudah pernah terkena cacar air lebih beresiko terkena herpes menular ini biarpun cacar air sudah sembuh. Itu dikarenakan virus varicella-zoster bisa tetap hidup di sistem saraf selama bertahun-tahun dan dapat menyebabkan timbul herpes menular ini pada kulit kita.

Herpes menular melalui sentuhan pada kulit dengan luka lepuh

Penularan herpes zoster dapat terjadi jika seseorang menyentuk kulit dengan luka lepuh yang mengidap virus varicella. Namun penularan kemungkinan kecil terjadi jika luka lepuh tersebut sudah mengering menjadi koreng.

Oleh sebab itu jika kamu mengidap herpes menular dan tidak membuat orang lain terpapar juga kamu bisa lakukan hal-hal ini:

  • Sering melakukan cuci tangan
  • Tidak menyentuh bahkan menggaruk luka yang lepuh
  • Supaya cairan dari lepuh tidak mengontaminasi benda-benda sekitar yang berpotensi menjadi perantara pastikan luka lepuh tetap bersih dan kondisi tertutup
  • Hindari orang-orang yang mudah tertular seperti ibu hami, orang yang belum pernah mengalami cacar air, orang yang berimun lemah, dan bayi prematur.

Cegah Penyakit Herpes Zoster dengan Vaksin

Dengan vaksinasi ini adalah salah satu cara untuk pencegahan herpes kulit. Salah satu orang yang di anjurkan untuk vaksinasi herpes kulit adalah orang yang berusia di atas 50 tahun. Dan untuk mencegah penyakit herpes kulit ini kambuh kembali orang yang pernah terpapar penyakit ini juga di anjurkan untuk menerima vaksinasi ini. Biarpun vaksinasi tidak menghindari dari herpes sepenuhnya setidaknya dapat mengurangi keparahan gejala yang ditimbulkan dan mempercepat penyembuhan dari penyakit herpes.

Zostavax dan Shingrix adalah 2 vaksin yang sudah di setujui oleh Food and Drug Administration (FDA). Efek samping dari vaksin herpes kulit ini biasanya dapat berupa reaksi alergi.

Waspadai Gejala Herpes Zoster

Ruam kulit berwarna kemerahan yang rasanya menyerupai kulit terbakar adalah gejala utama pada penyakit herpes. Bentuk ruam herpes biasanya muncul bintil berisi cairan. Seperti cacar yang membentuk satu garis di sisi tubuh, yang biasanya muncul pada sisi wajah, leher, atau bagian batang tubuh.

Jika mengalami gejala herpes diatas, segera konsultasikan pada dokter. Biarpun dapat mengurangi kemungkinan komplikasi obat-obatan tidak dapat menyembuhkan herpes zoster sepenuhnya.